عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ
رَجُلًا لَزِمَ غَرِيمًا لَهُ بِعَشَرَةِ دَنَانِيرَ فَقَالَ وَاللَّهِ
لَا أُفَارِقُكَ حَتَّى تَقْضِيَنِي أَوْ تَأْتِيَنِي بِحَمِيلٍ
فَتَحَمَّلَ بِهَا النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَتَاهُ
بِقَدْرِ مَا وَعَدَهُ فَقَالَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ مِنْ أَيْنَ أَصَبْتَ هَذَا الذَّهَبَ قَالَ مِنْ مَعْدِنٍ قَالَ
لَا حَاجَةَ لَنَا فِيهَا وَلَيْسَ فِيهَا خَيْرٌ فَقَضَاهَا عَنْهُ
رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
3328.
Dari Ibnu Abbas bahwa seseorang membuntuti orang yang berhutang
kepadanya dengan sepuluh Dinar. Ia berkata, "Demi Allah, aku tidak akan
berpisah darimu sebelum kamu membayar hutangmu atau kamu mendatangkan
orang yang menjaminnya." Maka Rasulullah SAW yang ingin menjaminnya.
Kemudian lelaki yang berhutang datang dengan membawa emas sesuai dengan
yang dijanjikan. Rasulullah SAW bertanya kepada lelaki itu, "Dari mana kamu mendapatkan emas ini?" lelaki tersebut menjawab, "Dari barang tambang." Rasulullah SAW berkata, "Kita tidak butuh itu dan tidak ada kebaikan di dalamnya." Kemudian Rasulullah SAW membayar hutang orang tersebut. (Shahih: Ibnu Majah) 2406
Tidak ada komentar:
Posting Komentar