عَنْ عُمَارَةَ بْنِ عُمَيْرٍ عَنْ عَمَّتِهِ أَنَّهَا سَأَلَتْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا فِي
حِجْرِي يَتِيمٌ أَفَآكُلُ مِنْ مَالِهِ فَقَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ
صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ مِنْ أَطْيَبِ مَا أَكَلَ
الرَّجُلُ مِنْ كَسْبِهِ وَوَلَدُهُ مِنْ كَسْبِهِ
3528.
Dari Umarah bin Umair, dari bibinya: Bibi tersebut pernah bertanya
kepada Aisyah, "Dalam tanggunganku terdapat anak yatim, maka apakah aku
boleh memakan hartanya?" Aisyah berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Sesungguhnya
makanan terbaik yang dimakan oleh seseorang adalah makanan yang
dihasilkan dari usahanya sendiri dan hasil usaha anaknya'. " (Shahih: Ibnu Majah) 2137
عَنْ عَائِشَةَ عَنْ
النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ وَلَدُ
الرَّجُلِ مِنْ كَسْبِهِ مِنْ أَطْيَبِ كَسْبِهِ فَكُلُوا مِنْ
أَمْوَالِهِمْ
قَالَ أَبُو دَاوُد حَمَّادُ بْنُ أَبِي سُلَيْمَانَ زَادَ فِيهِ إِذَا احْتَجْتُمْ وَهُوَ مُنْكَرٌ
3529. Dari Aisyah: Rasulullah SAW bersabda, "Anak seseorang adalah hasil usahanya, termasuk hasil usahanya yang paling baik, maka makanlah dari harta mereka. " (Hasan Shahih: Ibnu Majah) 2292
Dalam riwayat lain ada tambahan: "Jika kalian membutuhkan." Tambahan ini statusnya mungkar.
عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ أَنَّ
رَجُلًا أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا
رَسُولَ اللَّهِ إِنَّ لِي مَالًا وَوَلَدًا وَإِنَّ وَالِدِي يَحْتَاجُ
مَالِي قَالَ أَنْتَ وَمَالُكَ لِوَالِدِكَ إِنَّ أَوْلَادَكُمْ مِنْ
أَطْيَبِ كَسْبِكُمْ فَكُلُوا مِنْ كَسْبِ أَوْلَادِكُمْ
3530.
Dari Abdullah bin Amru bin Al Ash: Seorang lelaki datang kepada
Rasulullah SAW dan berkata, "Wahai Rasulullah, aku mempunyai harta dan
anak laki-laki, sedangkan orang tuaku membutuhkan hartaku." Rasulullah SAW pun bersabda, "Kamu
dan hartamu adalah milik orang tuamu. Sesungguhnya anak-anakmu termasuk
hasil usahamu yang paling baik, maka makanlah dari hasil usaha
anak-anakmu. " (Hasan Shahih: Ibnu Majah) 2292
Tidak ada komentar:
Posting Komentar