عَنْ أَبِي رَافِعٍ قَالَ اسْتَسْلَفَ
رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَكْرًا فَجَاءَتْهُ
إِبِلٌ مِنْ الصَّدَقَةِ فَأَمَرَنِي أَنْ أَقْضِيَ الرَّجُلَ بَكْرَهُ
فَقُلْتُ لَمْ أَجِدْ فِي الْإِبِلِ إِلَّا جَمَلًا خِيَارًا رَبَاعِيًا
فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَعْطِهِ إِيَّاهُ
فَإِنَّ خِيَارَ النَّاسِ أَحْسَنُهُمْ قَضَاءً
3346.
Dari Abu Raff, katanya: Rasulullah SAW pernah berhutang onta yang masih
kecil, lalu datang kepadanya onta shadaqah. Rasulullah SAW menyuruhku
untuk membayar hutang onta kecil tersebut. Kemudian aku berkata, "Aku
tidak menemukan (kekurangan) pada onta itu kecuali itu onta yang bagus
dan dewasa." Rasulullah SAW bersabda, "Berikanlah kepadanya, karena sebaik-baik manusia adalah orang yang paling baik pembayarannya. " (Shahih: Ibnu Majah) 2285
جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ كَانَ لِي عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَيْنٌ فَقَضَانِي وَزَادَنِي
3347.
Dari Jabir bin Abdullah, ia berkata, "Aku pernah mempunyai piutang pada
Nabi SAW lalu beliau membayar hutang itu dan menambahinya." (Shahih: Muttafaq 'Alaih)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar