سَالِمُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ أَنَّ ابْنَ عُمَرَ كَانَ يَكْرِي أَرْضَهُ حَتَّى بَلَغَهُ أَنَّ رَافِعَ بْنَ خَدِيجٍ الْأَنْصَارِيَّ حَدَّثَ أَنَّ
رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَنْهَى عَنْ
كِرَاءِ الْأَرْضِ فَلَقِيَهُ عَبْدُ اللَّهِ فَقَالَ يَا ابْنَ خَدِيجٍ
مَاذَا تُحَدِّثُ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
فِي كِرَاءِ الْأَرْضِ قَالَ رَافِعٌ لِعَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ
سَمِعْتُ عَمَّيَّ وَكَانَا قَدْ شَهِدَا بَدْرًا يُحَدِّثَانِ أَهْلَ
الدَّارِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى
عَنْ كِرَاءِ الْأَرْضِ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ وَاللَّهِ لَقَدْ كُنْتُ
أَعْلَمُ فِي عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
أَنَّ الْأَرْضَ تُكْرَى ثُمَّ خَشِيَ عَبْدُ اللَّهِ أَنْ يَكُونَ رَسُولُ
اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَحْدَثَ فِي ذَلِكَ شَيْئًا
لَمْ يَكُنْ عَلِمَهُ فَتَرَكَ كِرَاءَ الْأَرْضِ
3394.
Dari Salim bin Abdullah bin Umar bahwa Ibnu Umar biasa menyewakan tanah
sampai ia mendengar Rafi' bin Khudaij Al Anshari meriwayatkan bahwa
Rasulullah SAW melarang penyewaan tanah! Lalu Ibnu Umar menemui Rafi'
dan berkata kepadanya, "Wahai Rafi' bin Khudaij, apakah yang kamu
riwayatkan dari Rasulullah SAW tentang penyewaan tanah?" Rafi' berkata,
"Aku pernah mendengar dua pamanku —keduanya termasuk pahlawan Perang
Badar— meriwayatkan hadits kepada orang-orang bahwa Rasulullah SAW
melarang penyewaan tanah."
Abdullah
bin Umar berkata, "Demi Allah, aku mengetahui pada masa Rasulullah
bahwa tanah pada masa itu disewakan." Kemudian Abdullah bin Umar takut
jika Rasulullah SAW pernah melarang penyewaan tanah sedangkan ia tidak
mengetahuinya. Oleh karena itu, ia meninggalkan penyewaan tanahnya. (Shahih)
عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ يَسَارٍ أَنَّ رَافِعَ بْنَ خَدِيجٍ قَالَ كُنَّا
نُخَابِرُ عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ فَذَكَرَ أَنَّ بَعْضَ عُمُومَتِهِ أَتَاهُ فَقَالَ نَهَى
رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ أَمْرٍ كَانَ
لَنَا نَافِعًا وَطَوَاعِيَةُ اللَّهِ وَرَسُولِهِ أَنْفَعُ لَنَا
وَأَنْفَعُ قَالَ قُلْنَا وَمَا ذَاكَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى
اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ كَانَتْ لَهُ أَرْضٌ فَلْيَزْرَعْهَا أَوْ
فَلْيُزْرِعْهَا أَخَاهُ وَلَا يُكَارِيهَا بِثُلُثٍ وَلَا بِرُبُعٍ وَلَا
بِطَعَامٍ مُسَمًّى
3395. Dari Sulaiman bin Yasar bahwa Rafi' bin Khudaij berkata: Kami melakukan akad mukhabarah pada
masa Rasulullah SAW, lalu Rafi' bin Khudaij ingat sebagian
paman-pamannya pernah mendatanginya, dan berkata, "Rasulullah melarang
perkara yang bermanfaat bagi kita, tetapi taat kepada Allah dan
Rasul-Nya lebih bermanfaat bagi kita." Rafi' bertanya, "Apa itu?"
Pamannya menjawab, "Rasulullah SAW bersabda, 'Siapa yang mempunyai
tanah hendaklah ia tanami tanah itu, atau ditanami oleh saudaranya dan
tidak menyewakannya dengan sepertiga, seperempat, atau dengan makanan
tertentu " {Shahili: Muslim). (5/23)
عَنْ ابْنِ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ جَاءَنَا
أَبُو رَافِعٍ مِنْ عِنْدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ فَقَالَ نَهَانَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ عَنْ أَمْرٍ كَانَ يَرْفُقُ بِنَا وَطَاعَةُ اللَّهِ وَطَاعَةُ
رَسُولِهِ أَرْفَقُ بِنَا نَهَانَا أَنْ يَزْرَعَ أَحَدُنَا إِلَّا أَرْضًا
يَمْلِكُ رَقَبَتَهَا أَوْ مَنِيحَةً يَمْنَحُهَا رَجُلٌ
3397.
Dari Rafi' bin Khudaij, ia berkata: Abu Rafi' datang kepada kami dari
tempatnya Rasulullah SAW, lalu Abu Rafi' berkata, "Rasulullah SAW
melarang kepada kami perkara yang kami sukai, akan tetapi taat kepada
Allah dan Rasul-Nya lebih kami sukai. Rasulullah melarang kami untuk
menanam kecuali pada tanah yang dimilikinya atau tanah pemberian dari
orang lain." {Hasan) dengan setelahnya.
أُسَيْدَ بْنَ ظُهَيْرٍ قَالَ جَاءَنَا
رَافِعُ بْنُ خَدِيجٍ فَقَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْهَاكُمْ عَنْ أَمْرٍ كَانَ لَكُمْ نَافِعًا
وَطَاعَةُ اللَّهِ وَطَاعَةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ أَنْفَعُ لَكُمْ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ يَنْهَاكُمْ عَنْ الْحَقْلِ وَقَالَ مَنْ اسْتَغْنَى عَنْ
أَرْضِهِ فَلْيَمْنَحْهَا أَخَاهُ أَوْ لِيَدَعْ
3398.
Dari Usaid bin Zhuhair, ia berkata: Rafi' bin Khudaij datang kepada
kami lalu berkata: Sesungguhnya Rasulullah SAW melarangmu tentang
perkara yang dulunya bermanfaat bagimu, tetapi taat kepada Allah dan
Rasul-Nya lebih bermanfaat bagimu. Sesungguhnya Rasulullah SAW
melarangmu dari persewaan sawah dengan sepertiga atau seperempat bagian.
Rasulullah juga berkata, "Siapa yang tidak butuh pada tanahnya maka hendaklah ia memberikan tanah itu kepada saudaranya atau membiarkannya." (Shahili: Ibnu Majah) 2460
أَبُو جَعْفَرٍ الْخَطْمِيُّ قَالَ بَعَثَنِي عَمِّي أَنَا وَغُلَامًا لَهُ إِلَى سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ قَالَ فَقُلْنَا
لَهُ شَيْءٌ بَلَغَنَا عَنْكَ فِي الْمُزَارَعَةِ قَالَ كَانَ ابْنُ
عُمَرَ لَا يَرَى بِهَا بَأْسًا حَتَّى بَلَغَهُ عَنْ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ
حَدِيثٌ فَأَتَاهُ فَأَخْبَرَهُ رَافِعٌ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى
اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَى بَنِي حَارِثَةَ فَرَأَى زَرْعًا فِي
أَرْضِ ظُهَيْرٍ فَقَالَ مَا أَحْسَنَ زَرْعَ ظُهَيْرٍ قَالُوا لَيْسَ
لِظُهَيْرٍ قَالَ أَلَيْسَ أَرْضُ ظُهَيْرٍ قَالُوا بَلَى وَلَكِنَّهُ
زَرْعُ فُلَانٍ قَالَ فَخُذُوا زَرْعَكُمْ وَرُدُّوا عَلَيْهِ النَّفَقَةَ
قَالَ رَافِعٌ فَأَخَذْنَا زَرْعَنَا وَرَدَدْنَا إِلَيْهِ النَّفَقَةَ قَالَ سَعِيدٌ أَفْقِرْ أَخَاكَ أَوْ أَكْرِهِ بِالدَّرَاهِمِ
3399.
Dari Abu Ja'far Al Khathmi, ia berkata: Pamanku mengutusku dan
pembantunya kepada Sa'id bin Musayyab. Kami berkata kepada Sa'id bin
Musayyab, "Kami mendengar kabar darimu tentang muzara'ah.'" Ibnu
Musayyab menjawab, "Ibnu Umar berpendapat tidak apa-apa, sampai datang
kepadanya hadits dari Rafi' bin Khudaij, lalu Ibnu Umar mendatangi
Rafi'. Setelah didatangi, Rafi' memberitahukan Ibnu Umar bahwasanya
Rasulullah SAW mendatangi Bani Haritsah. Kemudian Rasul melihat tanaman
di tanah Zhuhair. Rasul berkata, "Sangat indah tanaman Zhuhair! Para sahabat menjawab, "Bukan milik Zhuhair." Rasulullah SAW berkata, "Bukankah (ini) tanahnya Zhuhair?" Mereka menjawab, "Ya, tetapi tanaman itu milik orang lain."- Rasul berkata, "Ambillah tanaman kalian dan kembalikanlah biaya tanaman itu. "
Rafi'
berkata, "Kemudian kami mengambil tanaman dan kami kembalikan biaya
tanaman itu." Said berkata, "Pinjamkanlah tanahmu untuk saudaramu atau
paksalah (untuk menyewa) dengan beberapa dirham." {Shahih) sanadnya.
عَنْ رَافِعِ بْنِ خَدِيجٍ قَالَ نَهَى
رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْمُحَاقَلَةِ
وَالْمُزَابَنَةِ وَقَالَ إِنَّمَا يَزْرَعُ ثَلَاثَةٌ رَجُلٌ لَهُ أَرْضٌ
فَهُوَ يَزْرَعُهَا وَرَجُلٌ مُنِحَ أَرْضًا فَهُوَ يَزْرَعُ مَا مُنِحَ
وَرَجُلٌ اسْتَكْرَى أَرْضًا بِذَهَبٍ أَوْ فِضَّةٍ
3400.
Dari Rafi' bin Khadaj bahwa Rasulullah SAW melarang jual beli
biji-bijian yang masih ada di atas bulirnya dan jual beli buah-buahan
yang belum masak buahnya. Dan Rasulullah bersabda, "Orang yang
menanam ada tiga; Seorang lelaki yang mempunyai tanah dan ia tanami
tanah itu, seorang lelaki yang diberi tanah orang lain dan ia tanami
tanah pemberian itu, dan seseorang yang menyewa tanah dengan emas atau
perak. " {Shahih: Ibnu Majah) 2449.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar