عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ
رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّ بِرَجُلٍ
يَبِيعُ طَعَامًا فَسَأَلَهُ كَيْفَ تَبِيعُ فَأَخْبَرَهُ فَأُوحِيَ
إِلَيْهِ أَنْ أَدْخِلْ يَدَكَ فِيهِ فَأَدْخَلَ يَدَهُ فِيهِ فَإِذَا هُوَ
مَبْلُولٌ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
لَيْسَ مِنَّا مَنْ غَشَّ
3452.
Dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah SAW melewati seorang lelaki
yang menjual makanan. Kemudian Rasulullah menanyainya, "Bagaimana kamu
menjual?" lelaki tersebut memberitahu bagaimana caranya dia menjual.
Rasulullah SAW mendapat wahyu agar beliau memerintahkan kepada lelaki
itu untuk memasukkan tangannya ke dalam makanan. Lelaki tersebut
memasukkan tangannya ke dalam makanan. Setelah dimasukkan, tangannya itu
menjadi basah. Lalu Rasulullah SAW bersabda, "Tidak termasuk umatku orang yang menipu. " (Shahih)
عَنْ يَحْيَى قَالَ كَانَ سُفْيَانُ يَكْرَهُ هَذَا التَّفْسِيرَ لَيْسَ مِنَّا لَيْسَ مِثْلَنَا
3453.
Dari Yahya, ia berkata: Sufyan tidak senang terhadap tafsir seperti
ini; "Tidak termasuk umatku, maksudnya tidak seperti kami." (Shahih) isnad Maqthu'.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar