عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ بَيْعِ الْغَرَرِ
زَادَ عُثْمَانُ وَالْحَصَاةِ
3376.
Dari Abu Hurairah bahwasanya Nabi SAW melarang jual beli yang tidak
jelas (membahayakan). Dalam salah satu riwayat, ditambahi kata "dan jual beli berdasarkan hitungan kerikil" (Shahih: Muslim)
عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ أَنَّ
النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ بَيْعَتَيْنِ
وَعَنْ لِبْسَتَيْنِ أَمَّا الْبَيْعَتَانِ فَالْمُلَامَسَةُ
وَالْمُنَابَذَةُ وَأَمَّا اللِّبْسَتَانِ فَاشْتِمَالُ الصَّمَّاءِ وَأَنْ
يَحْتَبِيَ الرَّجُلُ فِي ثَوْبٍ وَاحِدٍ كَاشِفًا عَنْ فَرْجِهِ أَوْ
لَيْسَ عَلَى فَرْجِهِ مِنْهُ شَيْءٌ
3377.
Dari Abu Said Al Khudri bahwasanya Nabi SAW melarang dua jual beli dan
dua pakaian. Adapun dua jual beli itu adalah jual beli mulamasah dan jual beli munabadzah. Sedangkan
dua pakaian yaitu seseorang memakai satu pakaian yang dua sisinya hanya
diletakkan di bagian kiri tubuhnya sedangkan tubuh bagian kanan
dibiarkan, dan seseorang memakai satu pakaian yang memperlihatkan
kemaluannya atau tidak ada pakaian yang menutupi kemaluannya. {Shahih: Muttafaq 'Alaih)
عَنْ
أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ بِهَذَا الْحَدِيثِ زَادَ وَاشْتِمَالُ الصَّمَّاءِ أَنْ
يَشْتَمِلَ فِي ثَوْبٍ وَاحِدٍ يَضَعُ طَرَفَيْ الثَّوْبِ عَلَى عَاتِقِهِ
الْأَيْسَرِ وَيُبْرِزُ شِقَّهُ الْأَيْمَنَ وَالْمُنَابَذَةُ أَنْ يَقُولَ
إِذَا نَبَذْتُ إِلَيْكَ هَذَا الثَّوْبَ فَقَدْ وَجَبَ الْبَيْعُ
وَالْمُلَامَسَةُ أَنْ يَمَسَّهُ بِيَدِهِ وَلَا يَنْشُرُهُ وَلَا
يُقَلِّبُهُ فَإِذَا مَسَّهُ وَجَبَ الْبَيْعُ
3378. Dari Abu Said Al Khudri dari Nabi SAW... seperti hadits di atas. Hanya saja ada tambahan "Yang dimaksud isytimal As-Shamma' yaitu
seseorang memakai satu pakaian yang dua sisinya hanya diletakkan di
bagian kiri tubuhnya sedangkan tubuh bagian kanan dibiarkan."
Yang dimaksud munabadzah yaitu seseorang berkata, "Jika aku lemparkan pakaian ini kepadamu, maka kamu harus membelinya." Sedangkan yang dimaksud mulamasah yaitu
seorang pembeli hanya boleh menyentuh barang yang akan dibeli, tidak
boleh membukanya atau membolak-baliknya. Apabila seorang pembeli sudah
menyentuhnya maka ia wajib membeli barang tersebut. (Shahih: Muttafaq 'Alaih) lihat hadits sebelumnya.
أَبَا سَعِيدٍ الْخُدْرِيَّ قَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِمَعْنَى حَدِيثِ
3379. Dari Abu Said Al Khudri bahwasanya Rasulullah SAW melarang... (Shahih: Muttafaq 'Alaih) lihat hadits sebelumnya.
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ بَيْعِ حَبَلِ الْحَبَلَةِ
3380. Dari Abdullah bin Umar bahwasanya Rasulullah SAW melarang jual beli kandungan (janin). (Shahih: Muttafaq 'Alaih)
عَنْ
ابْنِ عُمَرَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَحْوَهُ
و قَالَ وَحَبَلُ الْحَبَلَةِ أَنْ تُنْتَجَ النَّاقَةُ بَطْنَهَا ثُمَّ
تَحْمِلُ الَّتِي نُتِجَتْ
3381. Dari Ibnu Umar bahwasanya Nabi SAW... sama seperti di atas. Ibnu Umar berkata, "Yang dimaksud Habl Al Hablah yaitu seekor onta betina disetubuhi onta jantan kemudian onta betina itu mengandung (janin yang dikandungnya inilah dinamakan Habl Al Hablah). {Shahih: Muttafaq 'Alaih) lihat hadits sebelumnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar