عَنْ سُلَيْمَانَ بْنِ عَمْرٍو عَنْ أَبِيهِ قَالَ سَمِعْتُ
رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي حَجَّةِ
الْوَدَاعِ يَقُولُ أَلَا إِنَّ كُلَّ رِبًا مِنْ رِبَا الْجَاهِلِيَّةِ
مَوْضُوعٌ لَكُمْ رُءُوسُ أَمْوَالِكُمْ لَا تَظْلِمُونَ وَلَا تُظْلَمُونَ
أَلَا وَإِنَّ كُلَّ دَمٍ مِنْ دَمِ الْجَاهِلِيَّةِ مَوْضُوعٌ وَأَوَّلُ
دَمٍ أَضَعُ مِنْهَا دَمُ الْحَارِثِ بْنِ عَبْدِ الْمُطَّلِبِ كَانَ
مُسْتَرْضِعًا فِي بَنِي لَيْثٍ فَقَتَلَتْهُ هُذَيْلٌ قَالَ اللَّهُمَّ
هَلْ بَلَّغْتُ قَالُوا نَعَمْ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ قَالَ اللَّهُمَّ اشْهَدْ
ثَلَاثَ مَرَّاتٍ
3334. Dari Amru, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW berkata pada waktu Haji Wada', "Ketahuilah!
Sesungguhnya setiap riba berasal dari riba Jahiliyah yang batil, maka
bagimu pokok hartamu (modal), kamu tidak menganiaya dan tidak (pula)
dianiaya. Ketahuilah! Sesungguhnya setiap persaudaraan berdasarkan darah
berasal dari Jahiliyah yang batil, dan persaudaraan berdasarkan darah
yang pertama kali aku tiadakan adalah darahnya Harits bin Abul Muthalib,
dia adalah anak susuan Bani Laits tetapi dibunuh kabilah Hudzail. 'Ya
Allah, apakah aku telah menyampuikan? " Para sahabat berkata, "Ya," —sebanyak tiga kali—. Rasulullah SAW berkata, "Ya Allah, saksikanlah —sebanyak tiga kali pula—. (Shahih: Muslim), seperti hadits di atas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar